Be Independent & Unite, Menumbuhkan Kemandirian dan Mempererat Kebersamaan Peserta Didik Baru
Probolinggo, 15 Juli 2026 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) 2026, MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo kembali menghadirkan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membentuk karakter peserta didik baru melalui tema "Be Independent & Unite". Tema ini mengajak siswa untuk mulai membangun kemandirian dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mempererat kebersamaan sebagai keluarga besar MIMsapro.
Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti seluruh peserta didik baru bersama dewan guru dan panitia FORTASI. Senam pagi menjadi pembiasaan positif yang tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menanamkan semangat, kedisiplinan, dan kesiapan siswa dalam mengikuti proses belajar di madrasah.
Usai berolahraga, peserta didik mengikuti Toilet Training bersama Kakak Kelas. Dalam kegiatan ini, kakak-kakak kelas dengan penuh kepedulian mendampingi adik-adik kelas 1 mengenal fasilitas toilet, memahami tata cara penggunaan yang benar, membiasakan budaya antre, menjaga kebersihan, serta mencuci tangan menggunakan sabun setelah selesai beraktivitas. Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk implementasi budaya saling membantu antarsiswa sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik baru dalam beradaptasi dengan lingkungan madrasah.

(Siswa siswi berkeliling dan toilet training)
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika setiap kelas mengikuti kegiatan Melatih Kekompakan melalui Yel-Yel Kelas. Dengan penuh semangat dan kreativitas, setiap kelompok menampilkan yel-yel khas yang menggambarkan identitas, kekompakan, dan rasa percaya diri. Sorak semangat dan tepuk tangan dari seluruh peserta menciptakan suasana yang hangat, menyenangkan, serta mempererat hubungan antarsiswa sejak hari-hari pertama mereka di madrasah.
Kepala Madrasah, Ustadz Nurholis Abadi, M.Pd., menyampaikan bahwa FORTASI merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter peserta didik. Menurut beliau, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari tumbuhnya sikap mandiri, disiplin, peduli, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.
"Kami ingin setiap peserta didik merasa bahwa madrasah adalah rumah kedua yang nyaman untuk belajar dan bertumbuh. Melalui berbagai kegiatan FORTASI, anak-anak dibimbing untuk menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia, serta mampu membangun kebersamaan dengan teman-temannya sejak hari pertama."
Byan Salah satu kakak kelas yang menjadi pendamping dalam kegiatan toilet training juga menyampaikan kesannya setelah berinteraksi dengan peserta didik baru.
"Senang sekali bisa mendampingi adik-adik kelas. Awalnya mereka masih terlihat malu dan ragu menggunakan fasilitas sekolah, tetapi setelah diberi contoh dan didampingi, mereka mulai berani melakukannya sendiri. Kami berharap mereka semakin mandiri, percaya diri, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan madrasah."
Melalui rangkaian kegiatan pada FORTASI Day 3, MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada pembentukan karakter. Semangat "Be Independent & Unite" diharapkan menjadi bekal awal bagi peserta didik baru untuk tumbuh sebagai generasi yang berakhlak, mandiri, mampu berkolaborasi, serta siap meraih berbagai prestasi di masa depan.
