Semangat Kebersamaan Warnai Penutupan FORTASI di Yon Zipur 10 Kota Probolinggo
Probolinggo, 16 Juli 2026 – Rangkaian kegiatan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) 2026 resmi ditutup melalui Closing Ceremony yang diselenggarakan di Yon Zipur 10 Kota Probolinggo. Kegiatan ini menjadi puncak pelaksanaan FORTASI yang telah berlangsung selama empat hari dengan mengusung semangat membangun karakter, kemandirian, dan kebersamaan bagi peserta didik baru di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Kota Probolinggo. Berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah turut hadir memeriahkan kegiatan ini, di antaranya MI Muhammadiyah 1 dan 2 Kota Probolinggo (MIMSapro), SD Muhammadiyah Plus, SMP Muhammadiyah 1 Probolinggo, SMK Muhammadiyah 1 Probolinggo, dan SMK Muhammadiyah 2 Probolinggo.
(Siswa siswi Mimsapro mengenakan pita Merah Putih.)
Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti seluruh peserta didik baru, guru, dan pendamping dari masing-masing lembaga. Suasana penuh semangat dan keceriaan tampak sejak pagi, mencerminkan kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan FORTASI.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi pelaksanaan FORTASI 2026. Beliau mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan pengalaman selama FORTASI sebagai langkah awal dalam membangun karakter Islami, disiplin, serta semangat belajar yang tinggi.
"FORTASI bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi awal pembentukan generasi Muhammadiyah yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan siap meraih prestasi. Jadikan nilai-nilai yang telah dipelajari selama empat hari ini sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari."»

(MImsapro menampilkan yel-yel yang dibuat dengan meriah.)
Kemeriahan acara semakin terasa ketika setiap lembaga menampilkan yel-yel terbaik yang telah dipersiapkan selama FORTASI. Dengan penuh percaya diri, para peserta menunjukkan kekompakan, kreativitas, dan semangat persaudaraan di hadapan seluruh peserta. Sorak sorai dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan, memperlihatkan eratnya ukhuwah antarsekolah Muhammadiyah di Kota Probolinggo.
Bagi keluarga besar MI Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo (MIMSapro), Closing Ceremony menjadi penutup yang berkesan dari seluruh rangkaian FORTASI 2026. Selama empat hari, peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan madrasah, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian, serta keberanian untuk tampil dan berinteraksi dengan teman-teman baru.
Semoga semangat yang telah ditanamkan selama FORTASI menjadi bekal bagi seluruh peserta didik untuk mengawali tahun pelajaran 2026–2027 dengan penuh percaya diri, semangat belajar, dan komitmen menjadi generasi Muhammadiyah yang berakhlak mulia, mandiri, dan berprestasi.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif selama mengikuti rangkaian FORTASI 2026, panitia juga memberikan penghargaan kepada para peserta. Apresiasi tersebut menjadi simbol keberanian, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat belajar yang telah ditunjukkan sejak hari pertama hingga penutupan. Momen ini disambut dengan penuh sukacita oleh seluruh peserta, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi diri dalam menempuh pendidikan di sekolah masing-masing.
Pemberian apresiasi tersebut juga menjadi penanda suksesnya penyelenggaraan FORTASI 2026. Diharapkan, pengalaman yang diperoleh selama empat hari pelaksanaan kegiatan tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga menjadi bekal bagi seluruh peserta didik baru untuk tumbuh sebagai generasi Muhammadiyah yang berakhlak mulia, mandiri, percaya diri, serta siap meraih berbagai prestasi di masa depan.
